Kamis, 22 Maret 2018

Metode Pengorengan Deep Frying

METODE DEEP FRYING
Pengertian
  Deep-frying adalah metode menggoreng dengan minyak jumlah banyak sehingga semua bagian makanan yang digoreng terendam di dalam minyak panas. Deep frying diklasifikasikan ke dalam metode memasak kering sebab tidak ada air yang digunakan dalam proses memasak tersebut.
  Deep-frying banyak digunakan untuk mendapatkan hasil penggorengan yang optimal. Deep frying secara meluas telah banyak digunakan oleh industri pangan dengan menggunakan alat yang lebih canggih yaitu pressure fryer atau Vacum fryer. Makanan yang digoreng dengan cara deep frying, telah menjadi kegemaran masyarakat untuk semua kelompok umur. Selain prosesnya cepat, metode ini juga dapat dilakukan secara terus menerus untuk memasak makanan dalam jumlah banyak.
  Dalam keadaan darurat, makanan yang digoreng dengan teknik deep frying cukup aman dikonsumsi karena bakteri telah mati pada suhu panas. Makanan yang telah digoreng menjadi lebih steril dan kering sehingga masa simpan menjadi lebih lama. Apabila makanan digoreng dalam minyak untuk waktu lama, maka kandungan air dalam makanan tersebut akan berkurang dan minyak mulai masuk ke dalam makanan.

METODE
      1. Cara Perancis ( A’la Fraincaise, French Style )
         a. Bahan makanan di marinade lalu dilapisi dengan tepung terigu atau                           maizena.
         b. Lalu goreng dalam minyak banyak dan panas.
     2. Cara Inggris ( A’la Englaise, English Style )
        a. Di marinade dalam bumbu lalu tiriskan.
        b. Celupkan dam putih telur lalu tepung panir. Ulangi sekali lagi.
        c. Goreng dalam minyak yang panas.
     3. Cara Only ( Al Only, Only Style )
        a. Makanan yang akan digoreng docelupkan dalam adonan.
        b. Kemudian langsung digoreng dalam minyak yang panas.
    4. Cara menggoreng polos
        a. Bahan dibersihkan, lalu dimarinade atau tidak.
        b. Kemudian langsung digoreng dengan minyak yang banyak dan panas

     Suhu
   Suhunya harus berkisar antara 300-375ºF (150-190ºC). Jika resep Anda tidak menuliskan suhu yang diperlukan, gunakan suhu 325º sampai 350ºF (160-175ºC). Hal ini sama dengan suhu sedang ke sedang tinggi.
  Jika Anda mengatur suhu yang lebih rendah, makanan Anda tidak akan renyah – lebih tinggi dari suhu tersebut dan makanan Anda akan gosong jauh sebelum waktunya selesai.

Produk yang di olah dengan Deep Frying
  1.Ayam Goreng
  2.Tempe goreng
  3.Bakwan
  4.Nugget
  5.Udang
  6.Makanan Seafood
  7.Dan makanan lainya

     demikian itulah penjelasan tentang metode deep frying pada penggorengan, semoga bermanfaat! Terima kasih.

PERUBAHAN SUSU PASCA PEMERAHAN SUSU

MAKALAH Pengolahan hasil hewani (PHH)   “Perubahan susu pasca pemerahan susu”                                  ...